Jurusan dan Program Studi PKN STAN

Program Kedinasan Primagama Semarang

Jurusan dan Program Studi PKN STAN

1. Jurusan Akuntansi memiliki 2 program studi, yaitu:

Akuntansi adalah proses pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan suatu entitas. Nah apa aja yang dipelajari di akuntansi? Secara umum, yang dipelajari Akuntansi STAN dan akuntansi di universitas lain tidak jauh berbeda. Namun, di STAN ada tambahan mata kuliah di bidang pemerintahan seperti Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dll. Lulusan jurusan Akuntansi itu pada dasarnya bisa ditempatkan ke semua instansi, karena memang kemampuannya relatif paling umum bila dibanding dengan jurusan lain yang ada di STAN.

  • D4 Akuntansi
  • D3 Akuntansi

2. Jurusan Pajak memiliki 3 program studi

Jika jurusan perpajakan di universitas lain lebih diajarkan ke bagaimana membuat laporan keuangan perpajakan, di STAN selain diajarkan hal tersebut kamu akan diajarkan perihal administrasi/tata usahanya dari sisi pemungut pajak, serta hubungannya dengan keuangan negara. Materi yang dipelajari di Jurusan Perpajakan antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Akuntansi Dasar sampai Menengah, dan mata kuliah-mata kuliah lain. Lulusan jurusan Pajak sebagian besar akan ditempatkan di Ditjen Pajak.

  • D3 Pajak
  • D3 Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai
  • D1 Pajak

3. Jurusan Kepabeanan dan Cukai memiliki 2 program studi, yaitu:

Bea cukai terdiri dari 2 kata, bea dan cukai yang berasal dari bahasa Sansekerta. Bea yang berarti ongkos tapi, disini konteks bea adalah ongkos barang yang keluar atau masuk suatu negara, yakni ada bea masuk dan bea keluar. Instansi pemungutnya disebut pabean. Hal-hal yang terkait dengannya disebut kepabeanan. Sedangkan cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil tembakau (rokok, cerutu dsb), Etil Alkohol, dan Minuman mengandung etil alkohol / Minuman keras. Contohnya cukai rokok, maka itu adalah pungutan yang diberikan kepada rokok yang dibebankan pada konsumennya yang simbolnya dalam bentuk pita cukai.

Perkuliahan di jurusan bea cukai sistemnya semi militer, karena nanti bisa aja ditempatkan di pelabuhan atau daerah perbatasan sehingga mungkin akan menghadapi penyelundup secara langsung.

  • D3 Kepabeanan dan Cukai
  • D1 Kepabeanan dan Cukai

4. Jurusan Manajemen Keuangan memiliki 3 program studi, yaitu:

  • D3 Kebendaharaan Negara

Kata “bendahara” artinya kurang lebih adalah orang yang mengurus masalah keuangan. Dalam lingkup yang lebih luas, dalam hal ini negara, bendahara negara berarti mempunyai tugas mengurus keuangan negara. Ada 4 unsur penting yang wajib dipelajari selama kalian berkuliah di jurusan ini, yaitu perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan dari penggunaan uang negara itu.
Dalam hal perencanaan, yang dipelajari misalnya tentang Sistem Perencanaan Anggaran, Penyusunan APBN, bagaimana Kementerian-kementerian negara/Lembaga mengajukan anggaran, bagaimana mekanismenya menjadi sebuah APBN.

Dalam hal pelaksanaan berarti dalam hal implementasi APBN yang telah dilaksanakan, dalam hal ini mempelajari tentang Pelaksanaan APBN di sektor belanja, pendapatan maupun pembiayaan, Pengelolaan Kas, Pengelolaan Investasi, Pengelolaan Utang, dll.

Dalam hal pelaporan (pelaksanaan APBN), materi yang dipelajari antara lain akuntansi umum dan akuntansi pemerintah. Sementara itu, materi yang dipelajari di jurusan Kebendaharaan Negara sesuai dengan tugas dan fungsi Ditjen Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, serta Ditjen Pengelolaan Utang.

  • D3 Manajemen Aset

Kalo Jurusan Penilai bisa disebut sebagai “tekniknya STAN”, maka jurusan Manajemen Aset bisa disebut sebagai “hukumnya STAN”. Di sini kamu akan berkutak-katik dengan mata kuliah hukum yang tidak jauh dari topik masalah piutang lelang negara (bisa jadi juru sita atau juru lelang) serta penilaian aset dan properti.

Setelah lulus dari jurusan ini, kamu akan ditempatkan sebagai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Apakah itu di kanwil DJKN atau di kantor operasionalnya, yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di seluruh Indonesia.

  • D1 Kebendaharaan Negara

(sumber info : https://mamikos.com/)